Kecerdasan Buatan

Kecerdasan buatan adalah sistem yang meniru kemampuan kognitif

Istilah AI, machine learning, dan model bahasa sering dipakai bergantian, padahal keempatnya berlapis. Memahami lapisnya membuat sisanya jauh lebih mudah.

Diagram lingkaran bersarang: kecerdasan buatan memuat machine learning, yang memuat deep learning, yang memuat model bahasa besar
Keempatnya bukan hal berbeda, melainkan lapis yang bersarang.

Ringkasan

  • Kecerdasan buatan adalah sistem yang meniru kemampuan kognitif manusia: mengenali pola, memahami bahasa, dan mengambil keputusan.
  • Machine learning adalah salah satu pendekatan di dalamnya, bukan istilah yang setara.
  • Model bahasa besar adalah lapis paling dalam, bukan sinonim dari kecerdasan buatan.
  • Yang ada hari ini semuanya sempit: hebat pada satu jenis tugas, tidak pada tugas lain.
  • Sistem ini memprediksi pola, bukan memeriksa kebenaran — dan itu sumber kekeliruannya.
Definisi

Apa itu kecerdasan buatan

Kecerdasan buatan adalah sistem komputer yang menjalankan tugas yang biasanya menuntut nalar manusia. Contohnya mengenali gambar, memahami bahasa, atau mengambil keputusan dari data.

Istilah aslinya artificial intelligence. Dalam bahasa Indonesia dipakai dua bentuk yang sama-sama benar: kecerdasan buatan dan kecerdasan artifisial.

Yang membedakannya dari perangkat lunak biasa terletak pada cara aturannya muncul. Program biasa menjalankan aturan yang ditulis pemrogramnya. Sistem ini menyusun aturannya sendiri dari contoh yang diberikan.

Karena itu ia bisa menangani hal yang tidak terbayangkan saat dibuat. Dan karena itu pula ia bisa keliru dengan cara yang tidak terduga.

Istilah

Empat lapis yang sering dipakai bergantian

Keempat istilah ini bukan hal yang berbeda-beda, melainkan lingkaran yang bersarang. Setiap lapis berada di dalam lapis di atasnya.

LapisArtinyaContoh
Kecerdasan buatanPayung terluas untuk sistem yang meniru nalar manusia.Sistem rekomendasi, pengenalan wajah, asisten suara.
Machine learningPendekatan yang menemukan pola dari data, bukan diprogram aturannya.Penyaring surel sampah yang belajar dari contoh.
Deep learningMachine learning berlapis banyak, terinspirasi jaringan saraf.Pengenalan objek pada foto dan video.
Model bahasa besarDeep learning yang dilatih pada teks dalam jumlah sangat besar.Asisten percakapan yang menulis dan meringkas.
Jenis

Tiga tingkat kemampuan

Pembagian yang paling sering dipakai berdasarkan luas kemampuannya. Ada tiga tingkat, dan hanya satu yang benar-benar ada hari ini.

AI sempit

Dirancang untuk satu jenis tugas. Sistem yang mengenali wajah tidak bisa menerjemahkan bahasa, dan sebaliknya.

Seluruh sistem yang Anda pakai hari ini masuk kategori ini — termasuk asisten percakapan yang terasa serba bisa. Kemampuannya luas pada satu jenis tugas, yaitu mengolah teks.

AI umum

Mampu mengerjakan tugas apa pun sebaik manusia, termasuk memindahkan pengalaman dari satu bidang ke bidang lain. Ini masih gagasan, belum ada wujudnya.

Superintelijensi

Melampaui kemampuan manusia di semua bidang. Sepenuhnya hipotetis, dan sebaiknya diperlakukan sebagai bahan diskusi, bukan perkiraan jadwal.

Membedakan ketiganya penting saat membaca kabar teknologi. Klaim yang terdengar besar sering sebenarnya tentang kemajuan pada kategori pertama.

Batas

Batas kemampuannya hari ini

Memahami cara kerjanya membuat batasnya masuk akal. Sistem ini memprediksi kelanjutan pola berdasarkan data latihnya. Ia tidak memeriksa apakah keluarannya benar.

Model bahasa besar adalah contoh paling mudah dilihat. Ia menyusun kalimat dengan memprediksi kata berikutnya, bukan dengan memeriksa arsip fakta.

Bisa salah dengan meyakinkan. Kalimat yang tersusun rapi tidak menandakan isinya akurat. Untuk pekerjaan yang menuntut ketepatan, keluarannya tetap perlu diperiksa ke sumber aslinya.

Terbatas pada data latihnya. Pola yang tidak ada dalam data tidak akan dikenali. Bias dalam data ikut terbawa ke keluarannya.

Tidak memahami sebab-akibat. Ia mengenali bahwa dua hal sering muncul bersama, bukan bahwa yang satu menyebabkan yang lain.

Batas-batas ini bukan alasan menghindarinya. Ia alasan menempatkannya sebagai alat bantu, dengan orang yang tetap bertanggung jawab atas hasilnya.

Baca juga

Panduan lain di IDN96

Startup

Memahami tahapan pendanaan startup

Arti seed hingga Seri C, valuasi, dilusi, dan cara membaca angkanya.

Startup

Dampak akuisisi bagi pengguna

Nasib data akun, perubahan harga, dan cara mengamankan data sebelum tenggat.

Startup

Startup adalah

Definisi, bedanya dengan usaha biasa, dan tangga valuasi.

Tentang tulisan ini

Ditulis oleh
Muhammad Riski, editor kecerdasan buatan, kanal Kecerdasan Buatan. Bidang yang ia kuasai dan susunan penanggung jawab ada di halaman Redaksi.
Jenis tulisan
Penjelas evergreen. Menjelaskan cara kerja dan cara menilai, bukan melaporkan peristiwa bertanggal.
Cara kami menyusun
Setiap klaim ditelusuri ke sumber primer dan disunting oleh editor yang tidak menulis artikel ini. Alur lengkapnya dijelaskan di pedoman redaksi.
Menemukan kekeliruan?
Kirim ke [email protected] dengan menyertakan tautan halaman ini. Ditanggapi dalam satu hari kerja lewat prosedur koreksi.
Kepentingan komersial
Tulisan ini bukan konten bersponsor dan tidak dibayar pihak mana pun.

Rujukan

  • Google Cloud — penjelasan resmi berbahasa Indonesia tentang apa itu kecerdasan buatan dan hubungannya dengan machine learning: cloud.google.com.
  • Wikipedia bahasa Indonesia — lema kecerdasan buatan beserta rujukan akademisnya: id.wikipedia.org.