Ransomware adalah program yang mengunci berkas Anda
Yang paling jarang disebut: untuk sebagian jenis, penawarnya sudah ada dan gratis. Memeriksanya seharusnya dilakukan sebelum memikirkan tebusan.

Ringkasan
- Ransomware mengunci berkas dengan enkripsi, lalu menjual kuncinya kembali kepada pemiliknya.
- Jalan masuk paling umum bukan celah sistem, melainkan satu lampiran atau tautan yang diklik.
- Putuskan perangkat dari jaringan lebih dulu, sebelum melakukan apa pun.
- Jangan hapus berkas terenkripsinya; alat dekripsi nanti membutuhkannya.
- Untuk sebagian jenis, alat dekripsi gratis sudah tersedia dan berbahasa Indonesia.
Apa itu ransomware
Ransomware adalah program jahat yang mengunci berkas di perangkat Anda, lalu meminta tebusan untuk membukanya. Namanya berasal dari kata ransom, yang berarti tebusan.
Penguncian itu memakai enkripsi. Berkasnya tetap ada di tempatnya, tetapi isinya tidak lagi bisa dibaca tanpa kunci. Kunci itulah yang ditahan pelaku.
Perbedaannya dengan program jahat lain terletak pada model usahanya. Pencuri data menjual data Anda kepada orang lain. Modus ini menjual kembali berkas Anda kepada Anda sendiri.
Yang biasanya jadi sasaran
Perorangan biasanya terkena karena kebetulan. Yang diincar justru organisasi kecil dan menengah, karena datanya penting tetapi perlindungannya terbatas.
Rumah sakit, sekolah, dan usaha kecil termasuk yang paling sering dilaporkan. Alasannya sederhana: mereka tidak sanggup berhenti beroperasi lama, sehingga tekanan untuk cepat membayar lebih besar.
Bagaimana ransomware masuk
Bayangan umum tentang peretas yang menembus sistem jarang sesuai kenyataan. Jalan masuk yang paling sering justru dibuka oleh orang di dalam, tanpa disadari.
Lampiran dan tautan. Satu berkas yang dibuka dari pesan phising sudah cukup. Inilah alasan pengenalan pesan penipuan menjadi lapis pertahanan pertama, bukan antivirus.
Kredensial yang bocor. Akun akses jarak jauh yang kata sandinya lemah atau pernah bocor dipakai masuk seperti pintu biasa. Tidak ada yang perlu ditembus.
Perangkat lunak yang belum ditambal. Celah yang sudah diperbaiki pembuatnya tetap terbuka selama pembaruannya belum dipasang.
Ketiganya punya satu kesamaan. Semuanya bisa dipersempit tanpa membeli apa pun.
Empat langkah pertama, berurutan
Urutannya menentukan. Menghapus berkas terenkripsi atau memformat perangkat adalah dua tindakan yang paling sering disesali, karena keduanya menutup kemungkinan pemulihan yang sebenarnya masih ada.
| Langkah | Yang dilakukan | Alasannya |
|---|---|---|
| 1. Putuskan dari jaringan | Cabut kabel jaringan dan matikan Wi-Fi. | Sebagian jenis menyebar ke perangkat lain dan ke penyimpanan bersama. |
| 2. Jangan hapus apa pun | Biarkan berkas terenkripsi dan pesan tebusannya. | Pesan tebusan membantu mengenali jenisnya; berkasnya dibutuhkan alat dekripsi. |
| 3. Kenali jenisnya | Catat nama yang muncul dan akhiran berkasnya. | Ada tidaknya penawar sepenuhnya bergantung pada jenis mana yang menyerang. |
| 4. Cari alat dekripsi | Periksa proyek No More Ransom sebelum hal lain. | Untuk sebagian jenis, kuncinya sudah dipublikasikan dan gratis. |
Bayar atau tidak
Nasihat umumnya jelas: jangan membayar. Alasannya juga jelas — setiap pembayaran menegaskan bahwa modus ini berhasil, dan membiayai serangan berikutnya.
Meski begitu, menjawab dengan satu kalimat normatif tidak membantu orang yang sedang menghadapinya. Tiga hal berikut jarang disebutkan, padahal justru itu yang menentukan.
Membayar tidak menjamin berkas kembali. Yang Anda beli adalah janji dari pihak yang baru saja memeras Anda. Sebagian korban membayar dan tetap tidak menerima kunci yang berfungsi.
Membayar menandai Anda sebagai sasaran yang mau membayar. Daftar korban yang menuruti permintaan adalah aset bagi pelaku, dan sering dipakai lagi.
Penawarnya mungkin sudah ada. Inilah yang paling sering terlewat. Untuk sejumlah jenis, kuncinya sudah disita aparat atau bocor, lalu dipublikasikan sebagai alat dekripsi gratis.
Yang menentukan sebenarnya
Pertanyaannya bukan berapa besar tebusannya, melainkan seberapa baru cadangan data Anda. Organisasi yang punya cadangan terpisah dan teruji hampir tidak pernah menghadapi dilema ini.
Karena itu pekerjaan terpenting justru dilakukan sebelum apa pun terjadi. Cadangan yang tersimpan di tempat terpisah dan pernah benar-benar diuji pulihkan adalah satu-satunya jawaban yang tidak bergantung pada iktikad baik pelaku.
Panduan lain di IDN96
Membaca ulasan secara kritis
Mengenali metodologi, konflik kepentingan, dan tanda ulasan yang tidak teruji.
Tentang tulisan ini
- Ditulis oleh
- Beni Nur Halim, penulis keamanan siber, kanal Keamanan Siber. Bidang yang ia kuasai dan susunan penanggung jawab ada di halaman Redaksi.
- Jenis tulisan
- Penjelas evergreen. Menjelaskan cara kerja dan cara menilai, bukan melaporkan peristiwa bertanggal.
- Cara kami menyusun
- Setiap klaim ditelusuri ke sumber primer dan disunting oleh editor yang tidak menulis artikel ini. Alur lengkapnya dijelaskan di pedoman redaksi.
- Menemukan kekeliruan?
- Kirim ke [email protected] dengan menyertakan tautan halaman ini. Ditanggapi dalam satu hari kerja lewat prosedur koreksi.
- Kepentingan komersial
- Tulisan ini bukan konten bersponsor dan tidak dibayar pihak mana pun.
Rujukan
- Proyek No More Ransom — alat dekripsi gratis untuk sejumlah jenis ransomware, diselenggarakan Europol bersama kepolisian Belanda dan mitra keamanan siber. Tersedia dalam bahasa Indonesia: nomoreransom.org.
- Badan Siber dan Sandi Negara — kanal bantuan penanganan insiden siber: bssn.go.id/layanan.